Photokina 2018 is approaching and with it come announcements and rumours of marvellous new mirrorless hybrid cameras and lenses in sensor sizes including 35mm, APS-C, Medium Format and Micro Four Thirds. Fuji X-T10 sendiri punya sensor X Trans yang terkenal tajam, walau ‘hanya’ sixteen MP tapi agak sulit edit UNCOOKED-nya di Lightroom, karena X Trans punya susunan filter warna yang agak berbeda dengan sensor kamera lain. The interchangeable lenses are a highlight characteristic on a mirrorless digicam.

Apalagi memakai kamera DSLR bila punya banyak lensa akan repot saat sering mengganti lensa (dan kemungkinan ada debu yang masuk kedalam kamera DSLR dan menempel di sensornya). Mirrorless Cameras are usually bought with what is called a “kit lens”. This new commonplace allows to attenuate the dimensions of the lenses utilized by the camera, without affecting an excessive amount of on the picture high quality.mirrorless camera

Di mode C-AF selama tombol rana ditahan setengah maka kamera terus menjaga fokus terhadap obyek yang bergerak tanpa kesulitan apapun. Inilah kompromi teknis dari kamera mirrorless, ada pengorbanan untuk keputusan meniadakan cermin dan prisma demi mengecilkan ukuran kamera.mirrorless camera

Grip adalah bagian menonjol dibagian kanan kamera yang berfungsi sebagai pegangan kamera supaya kita bisa memegangnya dengan kuat. Tilting LCD merupakan fitur penekukan LCD supaya bisa lebih fleksibel ketika kita mengambil foto dalam posisi sudut pandang atas, sudut pandang sejajar dan juga sudut pandang bawah.

Faktor harga ini jadi alasan utama mengapa tidak semua orang bersedia membeli kamera DSLR. Dalam banyak hal Fuji X-T10 memang masih banyak kemiripan dengan Fuji X-T1, misalnya dibuat dengan desain bodi berbahan magnesium alloy (namun tidak weathersealed) dan ada roda pengaturan shutter pace di bagian atas bodi.mirrorless camera